Massenrempulu

Wabup Enrekang : Kalau Ada Terjadi Percuman ini Pemerintahan, Bubarkan Saja !

Sumber foto : Fajaronline.co.id 

Suaramaspul.com Makassar – Alvin (5) bocah asal Enrekang mengidap penyakit Demam Berdarah (DBD), anak dari yang akrab disapa ambe simen ini menurut informasi yang dikumpulkan tim suaramaspul.com diketahui mengidap penyakit demam berdarah (DBD) yang harus dirujuk ke dari RSUD Enrekang ke Makassar namun karena terkendala biaya bocah tersebut tidak bisa dirujuk ke Makassar dan dipulangkan kerumahnya. (3/1/2019)

Kejadian yang viral disosial media ini telah mendapat respon dari pemerintah kabupaten Enrekang melalui Wakil Bupati kabupaten Enrekang, Asman SE.

Seperti yang dilansir Fajaronline.co.id (4/1), Wakil Bupati Enrekang, Asman SE  menerangkan,”Ini jadi pelajaran bagi kami. Tidak boleh sebenarnya ada warga Enrekang yang ditolak medis karena persoalan biaya. Kalau ada terjadi, percuma ini pemerintahan. Bubarkan saja,” terangnya.

Asman mengaku Pemkab menjamin semua pengobatan dengan memberikan kartu BPJS. Kalaupun ada biaya tambahan, Pemkab siap tanggulangi. Asman mengaku kondisi ini terjadi karena pihak RSUD Massenrempulu tidak proaktif.

“Alvin ini sudah pernah dirawat di RSUD. Tetapi kemudian dirujuk ke Makassar namun ditolak karena tidak punya BPJS. Harusnya RSUD jangan lepas tangan. Sampaikan ke Kadesnya, Dinsosnya, Dinkes atau langsung ke kami. Ini harus jadi kasus terakhir warga Enrekang yang kesulitan biaya medis,” tegasnya dilansir melalui Fajaronline.co.id.

Editor : M. Hidayat

Comment here