Opini Publik

Peran Media dalam Mewujudkan Sistem Demokrasi yang Bermartabat

Oleh : Sofyan Haryono, SH

Dinamika demokrasi dewasa ini telah menarik empati dan simpati masyarakat secara umum, hal ini terlihat pada kehidupan masyarakat yang antusias dalam mengikuti proses dinamika, salah-satunya dalam menghadapi pesta demokrasi pemilihan legislatif (Pileg) dan Pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2019.

Namun adahal yang penting untuk diperhatikan yakni seberapa besar peran media dalam mencerdaskan dan membentuk opini publik yang berbobot, yang mengacu pada sikap intelektualitas dengan tetap menjadikan intisari nilai-nilai pancasila sebagai rujukan dalam membangun sebuah gagasan.

Faktanya hari ini media hadir sebagai  control of goverment untuk mengendalikan fungsi-fungsi sosial, politik, ekonomi dan segenap aspek kehidupan. Sangat terlihat jelas apa yang menjadi bahasa pemerintah itulah bahasa yang akan di sampaikan di media, dan sangat jarang lagi media muncul sebagai pengontrol kebijakan pemerintah, apakah layak atau tidak dalam hal kemaslahatan masyarakat.

Yang paling mengerikan lagi adalah hadirnya media dalam hal ini memberikan pendidikan yang tak layak konsumsi demi meraih empati dan simpati dari masyarakat setidaknya untuk mengamankan elektabilitas dan popularitas klien yang dijual.

Oleh karena itu media sejatinya memiliki peran sebagai pendukung kebijakan pemerintah maka media juga harus hadir sebagai pengontrol dari kebijakan yang ada, setidaknya regulasi yang di hadirkan oleh birokrasi bisa benar-benar hadir sesuai kebutuhan masyarakat secara umum. 

 Selanjutnya tak ada lagi istilah Hoax yang menjadi strategi jualan dalam hal mencari dan mendapatkan empati dan simpati masyarakat. Pada akhirnya yang terbangun adalah budaya demokrasi yang elegant yang mengetahui masalah dan mampu menawarkan solusi yang produktif.

*) Penulis adalah Alumni Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin

Comment here